KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS
“BISNIS VARIASI MOTOR”
Disusun oleh :
MUHAMAD IRWANDA SAPUTRA
16.12.9585
S1SI-10
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI (SI)
Potensi Usaha Yang
Menjanjikan, Bengkel Modifikasi Motor
Sunday,
September 18th 2016. | Peluang Usaha
ABSTRAK
Usaha bengkel motor boleh dikatakan sebagai sebuah
peluang yang tak ada matinya. Selama motor masih selalu digunakan sebagai salah
satu transportasi yang paling populer di Indonesia, maka bisnis ini masih akan
menjadi satu potensi usaha yang menjanjikan.
Apalagi kini, pasar otomotif Indonesia semakin
diramaikan oleh produk motor non Jepang seperti dari Cina dan India. Semakin
banyak macam pilihan dan semakin banyak pula motor yang akan memadati jalan
raya. Itu juga tanda semakin tinggi pula minat pasar akan jasa bengkel.
ISI
Tetapi kali ini, kami tidak akan membahas mengenai
bengkel biasa, melainkan jasa bengkel modifikasi. Jasa ini bukan sekedar membantu
Anda merawat atau memperbaiki motor Anda, tetapi mendandaninya menjadi motor
yang berbeda dan custom.
Tentu saja tidak semua pengguna motor tertarik
memodifikasi motor mereka, perlu strategi khusus untuk bisa menemukan bidikan
pasar yang tepat dan mendatangkan konsumen untuk bengkel Anda.
Beruntungnya, kebanyakan pelaku usaha bengkel
modifikasi adalah mereka yang memang sudah berkecimpung dalam dunia otomotif,
bahkan tak jarang cukup dekat dengan dunia ini dalam keseharian mereka.
Jadi biasanya tak sulit bagi mereka menyentuh pasar
yang tepat untuk bisa mendapatkan konsumen. Malah bisa jadi mereka sendiri sudah
memiliki cukup kolega untuk menjadi support bagi usaha bengkelnya.
Dan cerita ini bisa Anda buktikan dari kesuksesan
seorang pelaku usaha bengkel modifikasi asal Jakarta, dengan bengkel miliknya
Reset Motor.
Bermodal uang 20 juta untuk sewa tempat dan peralatan,
juga modal kuatnya yang lain berupa jumlah kolega dunia otomotif yang sangat
besar akibat hobynya berlalu lalang dari satu komunitas motor ke komunitas
motor lain. Priyoko memulai usaha bengkelnya.
Awalnya, Priyoko tidak menjalankan usaha bengkelnya
ini secara serius, hanya sambil lalu. Kecintaannya pada dunia otomotif
menghantarkannya memiliki kemampuan lebih soal bongkar pasang motor dan
perakitannya.
Meski 100% otodidak, rupanya sejak awal, Okoy,
demikian pria muda 30 tahun ini biasa dipanggil sudah bisa melakukan modifikasi
setidaknya 10 motor sebelum kemudian membuka sendiri bengkel resminya.
Awalnya Okoy hanya memodifikasi motornya sendiri,
lantas motor saudaranya yang juga masih satu komunitas motor dengannya. Melihat
hasil modifikasi Okoy yang baik, rekan-rean komunitas ini tertarik menjajal
jasa Okoy.
Sebagai penggila otomotif, Okoy punya lebih dari 1
jenis motor, itu membuatnya bisa aktif di 3 komunitas motor yang berbeda dan
ketiga motornya juga sudah full modifikasi. Okoy bukan orang kaya, hanya saja
dia pintar mencari motor hasil lelang dari beberapa lembaga keuangan, ini
membuatnya dengan mudah mendapat motor dengan harga miring dan kondisi baik.
Dan untuk modifikasinya, biasanya Okoy cukup cermat
berburu onderdil dari pasar barang bekas untuk bisa mendapat onderdil
berkualitas. Beruntung di masa mudanya dulu Okoy cukup akrab dengan banyak
pemilik bengkel sehingga memiliki cukup pengetahuan soal onderdil bekas.
Keberanian Okoy memulai usaha berkat pertemuannya
dengan seorang konsumen yang bersedia membantunya mendapat suplai motor bekas
dari Singapura. Motor dari sana, usianya masih pendek, kadang belum ada 4 tahun
tapi sudah dibuang, pasalnya kebijakan disana cukup unik, semakin tua kendaraan
semakin mahal pajaknya dan ada batasan usia motor dan mobil hanya sampai 5
tahun.
Setelah mensurvey kualitas produk barang bekas dari
Singapura ini memang masih sangat baik dengan harga super murah, karena di
negara asalnya dianggap barang sampah, maka Okoy memberanikan diri membuka
usahanya secara serius. Apalagi memang permintaan yang masuk semakin tinggi.
Berkat kekuatan jaringannya dengan para anggota
komunitas, dari mulut ke mulut, konsumen yang puas dengan sendirinya akan
mempromosikan jasa Okoy. Penghasilan Okoy dari dari bengkelnya ini bisa mencapai
38 juta tiap bulan. Dari sana setidaknya Okoy bisa membukukan keuntungan bersih
tak kurang dari 8 juta.
Biasanya dalam satu bulan Okoy bisa menggarap sekitar
10 modifikasi motor yang akan dia garap bersama tim kerjanya selama 1 – 3
minggu tergantung tingkat kesulitan dan kerumitan modifikasi.
Harga layanannya berkisar Rp 500 ribu sampai Rp 15
juta tergantung jenis motor dan jenis onderdil modifikasi yang digunakan.
Kebanyakan konsumen Okoy menyukai jasa Okoy yang menurut mereka lebih murah
dengan kualias kerja yang memuaskan.
Berikut ini kami sertakan gambaran keuntungan dari
usaha yang menjanjikan veris Priyoko satu ini.
Modal awal
- Sewa bengkel : Rp. 5.000.000,-
- Peralatan : Rp. 11.000.000,-
- Onderdil : Rp. 4.000.000,-
TOTAL
Rp. 20.000.000,-
Biaya produksi perbulan
- Onderdil dan sparepart : Rp. 21.000.000,-
- Listrik, air dan bahan bakar : Rp. 700.000,-
- Tenaga kerja : Rp. 8.200.000,-
TOTAL
Rp. 29.900.000,-
Pendapatan
Rp. 38.000.000,-
Keuntungan
Rp. 8.100.000,-
Dari bengkel yang dibuka dengan hanya bermodal 20
juta, kini Okoy sukses membangun usaha kecilnya menadi usaha yang
menguntungkan. Semua berkat kemampuannya memanfaatkan jaringan koleganya untuk
membidik konsumen dengan tepat juga menemukan supplier yang terbaik. Bisa
menjadi inspirasi baru untuk bisnis Anda bukan? Bangun jaringan Anda untuk
membantu Anda membangun usaha Anda.
(sumber gambar artikel usaha yang menjanjikan :
www.bantenbiz.com
SUMBER


0 comments:
Post a Comment